Programming

Explain about J2ME, PHP, HTML, CSS, Delphi, C++, C#, Pascal, etc.

eBook

Free Download Ebook

Software

Gratis Download Software Premium

Artikel

Berbagi ilmu dan informasi seputar dunia komputer

Fans Page

Bergabunglah di halaman facebook kami

Rabu, 09 Oktober 2013

60 persen pengguna internet mobile di Asia Tenggara adalah pria


Kebanyakan pengguna internet mobile di Asia Tenggara adalah mereka yang baru saja memulai karirnya, berpendidikan, dan punya daya beli yang tinggi. Data tersebut merupakan beberapa penemuan dari survey sebuah jaringan periklanan mobile, Vserv.mobi. Diadakan bersama dengan Mobile Marketing Association (MMA), survey ini menanyakan orang-orang di enam negara Asia Tenggara – Indonesia, Malaysia, Filipina, Singapura, Thailand, dan Vietnam.
Berikut adalah beberapa fakta penting yang diperoleh dari survey tersebut:

Tingkah laku

  • Lebih dari 50 persen pengguna internet mobile berusia di bawah 24 tahun.
  • Lebih dari 60 persen pengguna internet mobile adalah pria.
  • Sepertiga dari pengguna internet mobile adalah pemegang gelar sarjana atau lebih tinggi.
  • Lebih dari 70 persen pengguna internet mobile mempunyai pekerjaan (paruh waktu ataupun bukan).
  • Mereka memiliki hobi umum yang sama seperti belanja, makan di restoran, dan menonton film di bioskop.

Konten

  • Untuk konten yang di-download, 67 persen pengguna men-download game atau aplikasi, 46 persen men-download aplikasi video, sementara 38 persen men-download aplikasi musik.
  • 55 persen pengguna lebih suka iklan aplikasi mobile yang membantu mereka men-download konten mobile, diikuti oleh iklan mengenai penawaran yang menarik seperti diskon (42 persen), mempelajari sebuah merek (36 persen), dan menemukan sesuatu di wilayah sekitar mereka (27 persen).

    Sumber : id.techinasia.com
     

WhatsApp Ternyata Tidak Aman



Thijs Alkemade, seorang ilmuwan komputer dan matematika dari Universitas Utrecht di Belanda , memperingatkan bahwa hacker dapat mendeskripsikan pesan WhatsApp dengan memanfaatkan kelemahan dalam protokol enkripsinya.
Dilansir Softpedia (8/10), menurutnya pesan di WhatsApp bisa bocor karena WhatsApp telah membuat dua kesalahan yaitu menggunakan kunci enkripsi yang sama di pesan masuk atau keluar serta menggunakan kunci HMAC yang sama di kedua arah tersebut.
"Anda harus mengasumsikan bahwa siapa pun yang mampu membuka koneksi WhatsApp Anda, juga mampu mendeskripsikan pesan Anda. Anda harus mempertimbangkan semua percakapan WhatsApp sebelumnya Anda kirim." jelas Alkemade.
Alkemade juga memberikan saran kepada WhatsApp untuk segera melakukan update dan mengubah enkripsi pesan masuk dan keluar di aplikasinya sebagai solusi satu-satunya.
Jika tidak, bukan tidak mungkin masalah keamanan ini akan membuat pengguna WhatsApp akan beralih ke aplikasi instan messaging lain yang juga makin banyak beredar baik di Google Play Store, Apple App Store, BlackBerry World, ataupun Windows Phone Store.

Sumber : merdeka.com